Sunday , December 8 2019
Home / indonesia / Nasib Ribuan Cabang BCA yang Mulai Ditinggal Nasabah

Nasib Ribuan Cabang BCA yang Mulai Ditinggal Nasabah



Jakarta, CNBC Indonesia – Mobile banking from Internet banking. Plug perlu lagi ke kantor cabang bank, cube dengan click di laptop atau ponsel.

Perubahan cara bertransaksi ini telah berimbas kepada jumlah nasabah yang berkunjung ke kantor cabang. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pada 2007 sebanyak 71% nasabah bertransaksi melalui ATM, 17% di cabang from sisania mobile banking. Namun sekarang 75% nasabah bertransaksi menggunakan mobile banking from internet banking, 23% melalui ATM.

"Cabang yang tadinya 17% sekarang 1,8%," ujar Jahja di Jakarta, seperti dikutip Kamis (7/11/2019).

Nasib Ribuan Cabang BCA yang Mulai Ditinggal NasabahPhoto: Kantor pusat BCA (CNBC Indonesia)

Dengan turunnya jumlah nasabah ke kantor cabang, akankah kantor cabang punah? Ternyata tidak. Yahja mengungkapkan dari sisi transaxle di cabang masih mencapai 50%.

"Artinya excisensi cabang masih dibutuhkan untuk mengelola uang tunai, clearing, Czech dan lainnya," terang Jahja.

Mengutip situs BCA, hingga September 2019, cabang BCA mencapai 1,246 cantor. Pada 2018, Jumlah Cabang BCA Mencapai 1.249 Kantor. Artinya cabang bank berkurang tiga cantor.

Namun bila dibandingkan dengan tahun sebelum-sebelumnya, BCA terus menambahkan kantor cabangnya. Dari 2017 is the 14th canton of the hingga 2018 Bertambah. Hingga September 2019, BCA melayani hampire 21 juta rekening nasabah.

Jahja menambahkan jika pola transaxle ritel beralih ke digital, dalam bisnis bank lain cabang masih dibutuhkan. Terutama pada bisnis corpora, komersial hingga KPR.

"Tapi kalau bisnis perbankan upstream near bisnis corporation, komersial, UKM from KUM to KKB from masih tetap butuh convensional chania process di bank flowing sangat cepat. Lalu dengan korporasi island system layanan union from kalau bisa connect, kita bisa layani dengan baik," jelasny to.

Video of Simak Bos BCA bicara soal

[Gambas:Video CNBC]

(Roy / Roy)



Source link