Tuesday , February 18 2020
Home / indonesia / Lapisan Ozon di Atas Antarctica Menyusut, Berita Baik atau Cementing?

Lapisan Ozon di Atas Antarctica Menyusut, Berita Baik atau Cementing?



Antarctica. (Pixabay / noelbauz A)

Hitekno.com – Antarctic belum lama menyusut. Karena carpet, bath yang bertanya-tanya, apakah in berita baik atau acrid?


Pada 4 Oktober 2019, lapisan ozone tersebut menyusut ke ukuran yang lebih kecil sukses mengalahkan rekok sebelumnya yang pernah terjadi pada tahun 1982.


Dilansir dari Live Science, ozone, oxygen, oxygen, oxygen, oxygen, oxygen, flowing tumbuh sekitar 8 juta mile persegi atau sekitar 20 juta kilometer persegi pada tahun-tahun seperti ini.


Faktanya, tahun ini berbeda, akibat cuaca yang hangat di Belahan Bumi Selatan, lubang lapisan ozan lalu memanjang kurang dari 3,9 juta mile persegi atau 10 juta kilometer persegi pada September hingga Oktober ini.


Ilustrasi atmosphere Bumi. (Pixabay / Simon Steinberger)
Ilustrasi atmosphere Bumi. (Pixabay / Simon Steinberger)


NASA menjelaskan bahwa hal adi adalah berita baik untuk Bumi bagian selatan. Pasalnya, membuat tingkat sinar ultraviolet menjadi lebih rendah from ozone flowing menjadi lebih tinggi.


Nantinya, salama finder finder musim serene di Bumi bagian selatan, awan flowing terbentuk di stratosphere yang kemudian membentang millet 9 hingga 31 miles atau 9.5 hingga 50 kilometer di atas permukaan Bumi.


Karen Terjadi Phenomena Ini, Jumlah Leaky Cahaya Dari Matahari Flowing Memecah Gas Chlorine Atau Element Halogen Yang Dipisahkan Menjadi Gas Racun Yang Menyesakkan. Process pemecahan flowing mengubah zat tersebut menjadi atom chlorine.


Ilustrasi pecahan meteorite yang island di Antarctica. (NASA)
Antarctica. (NASA)


Secara kimiawi, atom-atom yang reactive ini dapat menghancurkan molecule ozone from lalu membuat lubang ozone di Antarctic menjadi lebih besar di musim serene.


Di Qutub Selatan, hour suhu mulai memanas, menghilang flowing awan di stratosphere sehingga nantinya tidak island tempat untuk terjadinya reaksi kimia pemusnahan ozone.


NASA lalu memastikan bahwa lubang lapisan ozone yang menyusut ini tidak flowing membawa bathak dampak negative bagi Bumi. Sebaliknya, the state of ultraviolet berdampak baik karena berkurangnya sinar.




Source link